Tak pernah tertidur
Berlari hingga kaki berdarah
Mengucur perlahan menyisakan jejak
Merah merona di tanah tandus
Maut menghadang
Setan pun ku terjang
Dan aku tertawa
Ketika iblis tunduk menyembah
Mimpi yg telah hancur
Gelap dan pekat
Hanya terdengar teriakan
Dan gertak gigi di besi2 panas
dosa membanjiri tubuhku
Hanyut terbawa sungai darah
Menuju ke alam bawah tanah
Hidup diantara cacing jelantah
Tuhan! Tuhan! Dimana Dia?
Tarik tanganku sejukkan langkahku
Cucukkan saja jari-Mu ke air
Dan teteskan kelidahku
Tuhan! Tuhan! Tolong aku!
Kirimkan malaikat sucimu angkat aku
Tubuhku lebur tulang pun tak bersisa
Hanya penyesalan yg sudah tak berguna
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar