Minggu, 20 Maret 2011

pendosa

Tak pernah tertidur
Berlari hingga kaki berdarah
Mengucur perlahan menyisakan jejak
Merah merona di tanah tandus

Maut menghadang
Setan pun ku terjang
Dan aku tertawa
Ketika iblis tunduk menyembah

Mimpi yg telah hancur
Gelap dan pekat
Hanya terdengar teriakan
Dan gertak gigi di besi2 panas

dosa membanjiri tubuhku
Hanyut terbawa sungai darah
Menuju ke alam bawah tanah
Hidup diantara cacing jelantah

Tuhan! Tuhan! Dimana Dia?
Tarik tanganku sejukkan langkahku
Cucukkan saja jari-Mu ke air
Dan teteskan kelidahku

Tuhan! Tuhan! Tolong aku!
Kirimkan malaikat sucimu angkat aku
Tubuhku lebur tulang pun tak bersisa
Hanya penyesalan yg sudah tak berguna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut