jangan pecahkan hatiku seperti botol barusan
Biar sepahit apapun rasa bir hitam, lebih pahit jika rasa ini kamu abaikan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Puisi? Bukan. Tulisan disini tidak semanis puisi. Saru? Iya. Tintanya berwarna ungu, pun juga jari - jari yang mengetiknya berwarna biru. Selamat menyelam dalam, kekasih tulisanku. Sebelum kamu terlalu jauh, ingatlah dimana rumahmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar