Jumat, 13 Juli 2012

tak tersentuh

Kamu bisa memasuki duniaku
Mengganti rima dengan lagumu
Mengobrak-abrik hidup dan matiku
Menjadi satu-satunya untukku

Aku akan menggapaimu bila sempat
Sebelum semua kata mampu berucap
Namun apa mampu tanganku terikat
Memungut pecahan dan sisanya menguap

Tiang air pasang terlalu deras
Menjauhkanmu di tepi dan ku hanyut terbebas
Ku masuk tenggelam dan tak mampu melupakan
Ku masih berpendam dalam temaram senyap

Salahkan dia sayang, mengikat rantai pada paru-paruku yg sesak
Menelan kuncinya yg sudah tercerna
Tak tau apa dan mengapa
Mungkin cuma dia yg bs ku puja

Kamu bisa memasuki duniaku
Mengganti rima dengan lagumu
Mengobrak-abrik hidup dan matiku
Menjadi satu-satunya untukku

Aku akan menggapaimu bila sempat
Sebelum semua kata mampu berucap
Namun apa mampu tanganku terikat
Memungut pecahan dan sisanya menguap

Salahkan dia sayang, tak seharusnya ku bawamu dan terjatuh padaku
Mengubahmu menjadi debu dan tertiup angin lalu ke masa yg berpeluh kelam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut