Senin, 27 Februari 2012

La La Land

Kamu tak tersentuh, jauh melambung tertiup angin melebur bersama awan.
Seperti mengejar bintang jatuh, seakan mencari titik dimana langit dan laut bertemu.
Tak kunjung jg aku mampu mencari.
Mungkin aku yg kurang berusaha mengejar, atau kamu yg terlalu jauh tak terlihat?
Biarpun bulan itu adalah rumahmu, jgn lupa sudah ditemukan teknologi yg bernama roket.
Dan ku tancapkan gas, melewati rasi tiap galaksi ribuan tahun cahaya dan lubang waktu untuk berada tepat didepanmu.
Walau angin tak sampai mengelus pipimu, hujan tak turun sampai rambutmu aku pasti ada disitu.
Sampai pd akhirnya kamu menyambut digaris finish, atau mungkin tidak.
Yg pasti terdengar suara dentingan malaikat kecil yg mabuk bersendawa keras dgn mata beler sambil bernyanyi,

"Lalalalalalaaa.. Akhirnya kutemukan juga lalalalalaaa.."

Akhirnya semuanya tak sia2 juga ya?
Satu hal terakhir, kamu keras? Aku lebih keras.
Kamu batu? Aku karang..
Tak perlu sabar dan menunggu, nikmati saja waktu siaranmu, sampai tetiba aku ada disitu.

"Lalalalalalaa... Akhirnya kutemukan juga lalalalalalaaa..."

*timpuk malaikat kecil dgn batu*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut