Senin, 27 Februari 2012

Dunia La La

Seperti biasa semua berlalu
Sepetak kotak dinding putih
Ruang yg tak berkembang
Waktu pun tak kunjung datang

Dan anganku pun melayang
Lewat asap rokok yg membanjiri ruangan
Mencari celah kecil siap keluar perlahan
Membumbung bagai asap tembikar keluar

Sungguh, sekiranya aku ingin pulang
Ke dunia yg buatku rasa tenang
Dunia la la la khayal nun jauh disana
Tak tersentuh waktu yg tak lekang

Dunia itu berputar dengan kamu sebagai porosnya
Bintang mengitar dengan tawamu yg sebagai sumbunya
Angin gunung berubah alun melodi menyambut senyummu
Seakan anganku sampai ketika aku menutup mata memikirkanmu

Akan ku bangun sebuah jalan lurus kesana
Dengan lagu riang nan jenaka
Seperti anak kecil yg berlari di tengah hujan dgn celana dalam
Dan gigi ompong yg bernyanyi tentang cinta picisan

Biarpun kapan entah bagaimana
Khayalku tak terbatas hanya itu saja
Suatu saat entah kapan, mungkin besok atau seterusnya aku memasuki dunia khayalmu
Hidup bahagia sampai menua putih rambutku

Sampai saat itu dtg, harus seberapa lama aku tertidur sampai terbangun dan berada disampingmu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut