Senin, 30 Januari 2012

senja hitam

Hari ini dimobil sendiri
Tertutup senja gelap dalam mobil
Sesamar hanya cahaya tipis dari lampu hp menerangi wajahnya
Dia tersenyum simpul, menahan tangis yg bergelantungan dimatanya

Sembari mengganti gigi, menginjak gas, dia telusuri jalan raya ibu kota
Entah secepat apa dia berkendara, tiang air itu mampu mengejarnya

Seakan bernyali baja, menerobos lampu merah..
Sekali..
Dua kali...
Hingga dilampu merah ketiga..
Dia tancap gas, menutup mata...

Tak terasa dua pasang lampu menyala kuning dari sebelah kanannya,
Dan..........


........


Dua jam sebelumnya,
Sepasang kekasih yg saling emosi..
Saling melempar kata kotor, mencaci dan mendengki
Benci sebenci-bencinya wanita itu keluar, membanting pintu dan berkata,
"Sudah cukup. Kita selesai.."


......


Sekarang, di senja malam,
Dia dipaksa keluar dari mobilnya
Yg hancur penyok ditabrak dari samping
Dan semua org berlari mengelilingi dia

Menangis, berlumur darah dikepala
Kaki kanan, rusuk, tangan kanan patah dengan luka ruam besar dikepala

Dia tak menyesalinya,
Karena hanya hidupnya yg selesai
Berharap bukan cintanya..

Dia menutup mata,
Merasakan tangan kecil wanita itu menyentuh pipinya,
Sekali lagi..

Dia tak menyesalinya,
Karena hanya hidupnya yg selesai
Berharap bukan cintanya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut