Rasanya ingin kubakar saja tempat ini
Tembok putih yg dingin, kasur busa dan selimut yg terlipat
Keluar lewat jendela berlari kerumahmu
Hingga akhirnya menemukanmu tersenyum kepadaku
Aku merindukan senyummu, tawamu, kecupmu, sentuhanmu
Segala sesuatu tentang dirimu
Yg menjadikanku bintang sesungguhnya
Yg mencintaiku seutuhnya
Aku lelah, menangis untukmu datang padaku tiap malam
Hingga tertuang dalam dan banjir kamar ini karnanya
Membiarkanku tenggelam, sesak, penuh isak tanpa nafas
Aku merindukanmu seperti membutuhkanmu
Menginginkanmu seperti mencandumu
Merasakan dirimu sekali, dua kali, tiga kali, berkali-kali
Apa arti rasa rindu tanpa kamu?
Sama seperti aku menari tanpa lagu
Disaat tubuhku terbungkus ruang kecil yg rapat, khayalku melambung jauh keatas
Menggebu seperti asap pada rokok yg kubakar
Melambung tinggi mencari sejatimu
Berontak keluar mencari dirimu
Aku merindukanmu
Aku membutuhkanmu
Aku menginginkanmu..
Tak habis tanda titik dua petik buka kurung
Menunggumu menggantinya dengan tanda titik dua tutup kurung
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar