Ada seorang anak lelaki, yg mencari kendaraan menuju tempat yg tak tersentuh..
Menuju mars, tanah impian tiap kepala dengan mimpi yg gila..
Dia mencari kesemua tempat yg dituju hingga menemukan sebuah kotak berisikan sisa sayap patah dari garuda
Dia begitu bahagia, hingga akhirnya tersadar ada satu hal yg tidak bisa dia tinggalkan..
Cintanya, sejatinya yg selalu dirasakan dalam hatinya. Setiap dia memandang, bayangnya tertembus seakan muncul dibalik retina..
Tak tertahan lagi karena sisa sayap patah tak mampu mengangkat dua insan
Hingga dia berkata kepada cinta,
"mintalah pada bulan sepasang sayap.."
Cinta pun melihatnya pergi dengan tiang air yg bergantung erat dimatanya..
Cinta berteriak kepada bulan,
"dengarlah sampai abad yg tak lekang, biarlah cahayamu sampai menuju tanah yg dia cari.. Agar dia merasakan apa yg kurasa lewat biasmu yg tak terhingga.."
Mendengar itu, bulan pun terjaga, sesigap dia berdiri memandang anak lelaki itu terbang melewatinya..
Kemayu, perlahan, bulan mengedipkan mata.. Anak lelaki itu terperanga.. Seakan semua bayangan cintanya tergambar dikulit sang bulan..
Sembari terbang, ia menangis.. Berat oleh airmata, sisa sayap patah tak mampu menahannya..
Tak kuasa menahan bebannya, diapun terjatuh ke bumi dan tersadar, disinilah dia berada.. Bersama dia dan cintanya.
Tak perlu tanah impian yg memenuhi hasrat ego dirinya. Karena mimpinya adalah cintanya itu sendiri.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar