Jumat, 12 Mei 2017

Pupus

Dialah ranting tertinggi di pohon keramat jantung hati
Menjuntai tak terlalu jauh namun menggoda jemari untuk diraih
Matahari tak sampai memanjat ke puncak singgasananya
Namun cahayanya selalu ada seperti menembus dicelah jemari
Rasanya aku ingin memilikimu tanpa mencintaimu
Jadi aku tidak perlu sakit bahkan ragu dengan semua itu
Lalu satu persatu daunnya jatuh
Bersamaan harapanku untuk menyatu denganmu
Pupus sayang semilir angin menggerakkan tubuhmu
Gemulai riang yang dikira orang rantingmu "berpenunggu"
Risalah sayang hatiku mencoba naik dari menggapai
Namun apa daya lidahku tingginya semampai
Kuketuk batang pohon utamanya
Kudengarkan baik suaranya
Semoga kamu jangan diam saja
Semoga kamu turun saja!
Rasanya aku ingin memilikimu tanpa mencintaimu
Karena sadar terlihat rapuhmu puan jika aku menggenggammu terlalu keras
Aku tidak mau lagi terjatuh karenamu
Dan patah hatiku yang mencoba memelukkmu
Karena aku yang terlalu menginginkanmu
Karena kamu yang terlalu malu untuk terjatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut