Sabtu, 20 Agustus 2011

tulisan sebelum tidur

Seharian ini aku berusaha mengusirmu dari pikiranku
Entah sebesar apa ruam merah dikepalaku
Sayang, untuk semuanya, terimakasih karena pernah mencintaiku
Terimakasih karena pernah merindukanku

Terlalu mudah untuk mencintaimu
Namun, terlalu sulit untuk membencimu apalagi melupakanmu

Entah nanti atau tidak sama sekali
Jika kamu melihatku berpikirlah,

"Pria ini yang mencintaimu sekali, dua kali, tiga, empat, dan berkali-kali tanpa henti.."

Seketika itu jg setimpal semua benci yg kamu muntahkan kepadaku

Terimakasih karena pernah mencintaiku
Terimakasih karena pernah merindukanmu

Dari,
Yg belum terbangun karena mimpi bersamamu lebih indah dari kenyataan dihidupku.

Selasa, 09 Agustus 2011

nyawa hidup

Kamu tau,
Andai aku punya 4 mata dan dua jantung
Akan ku taruh ditempat yg berbeda

Jika memang hidup baru itu ada
Aku akan mengubur sisa lama dihalamannya
Seperti pelangi sehabis hujan
Seperti cahaya dibalik bayangan

Dan apabila aku memiliki lima nyawa
Selama lima kehidupan aku akan menjalaninya dengan mencintai lima kali orang yang sama,

Kamu,
kamu lagi,
kamu berikutnya,
Tetap kamu dan cuma kamu..

ingatan

Hari ini aku bersepatu hujan
Agar bunyinya menyembunyikan tangisku
Hari ini aku berwarna oranye
Persis api. Matahari. Membakarmu hingga habis

Aku tak bisa meninggalkan.
Semua kata tentang kamu. Foto. Tulisan. Dan semua guyonan bodohmu.
Aku tak bisa melepaskan.
Ikatanmu. Pelukanmu. Gigitanmu. Pandanganmu dariku.
Yg biasa kamu lakukan padaku.

Hari ini tepat setahun, aku membawamu pada hidupku di restoran cepat saji.
Mendengarkan lagu tentang apa yg aku miliki dan apa yg aku berikan.

Kamu tidak lagi aku ketahui
Seperti misteri laut lepas
Yg memancingku berenang dan tenggelam
Semakin jauh dari bibir pantai.

Aku tak menemukan daratan, agar aku bisa berpijak, agar aku bisa kembali hidup.
Tak ada teriakan dan tangis yg paling kencang yg sanggup aku keluarkan
Namun kamu tak mendengar, tak menjawab.

Semakin berusaha. Semakin tenggelam.
Semakin menggila. Semakin menyiksa.
Aku menyerah, sayang. Kini biarlah. Biarlah kamu menang. Kamu tertawa. Kamu bahagia.

hilang tanpamu

Untukmu.

Manis, melihatmu pergi buatku terlihat miris.

Hingga ku terbiasa dengan senja temaram
Dimulai dengan mata lebam dan hati yg tidak tentram..

Seperti tersasar ditengah adu tembak. Tanpa tersadar aku sudah terjebak. Di ruang dan waktu yg tidak bergerak.

Hatimu terlihat lembut ternyata keras. Seperti batu yg dilapisi kertas.

Dirimu sayang. Yang memaksaku berjalan kaki pulang.
Dirimu cantik. Yang memukul mundur harga diriku hingga tak berkutik.
Dirimu manis. Yg hilang seiring bunyi peluit dibawa kereta tanpa masinis.

Dan semoga kamu tidak lupa, bibir yg kamu pakai untuk mengutukku pernah singgah dan melumat lidahku dengan semua kata rindu
Hingga pada akhirnya aku hanya mampu melihatmu melalui celah di antara jariku

Aku. Hilang. Tanpamu.

Abu - Abu

Aku menunggu hari ini berakhir.
Hingga matahari tak lagi bersinar untuk yg mati.
Hingga esok tak lagi ada untuk yg patah hati.

Semoga nanti aku menutup mata
Dan terbuka dengan dada yg utuh
Dan semua ingatan ini hanya akan jadi kenangan.
Kenangan yg samar-samar. Tidak buruk. Tidak bahagia. Tidak hitam. Tidak juga putih.
Hanya abu-abu.

Yg tidak terkatakan akan kukatakan
Yg tidak dilakukan akan kulakukan
Tidak semua yg baik. Tidak juga semua yg jahat.
Hanya abu-abu.

Dan semua yg kurasakan tak lagi pahit
Semua yg ku telan tak lagi sakit
Atau yg kukatakan tak lagi manis
Dan yg kuberikan tak lagi indah

Singgahnya hitam diatas putih
Bercampur sama rata
Tidak hitam. Tidak putih. Hanya abu-abu.
Hanya abu-abu. Untukmu.

Selasa, 02 Agustus 2011

Happy Anniversary

Setahun sudah aku mencintaimu.
Tak pernah berkurang, tak menetap, dan selalu bertambah.
Aku akan berhenti berusaha untuk mendapatkanmu.
Aku akan berusaha untuk melangkah tidak denganmu

Setahun sudah aku menginginkanmu.
Hingga terbawa arus dan tenggelam di kesedihan yg berlarut
Tidur dengan susah payah, bangun dengan mata yg sembab

Aku. Akan. Berhenti. Mencintaimu.

Begitu pikirku tiap malam.
Kamu tak lagi ada disaat aku tertidur.
Kamu tak lagi ada disaat ku terbangun.

Aku tidak berharap kamu menyesal meninggalkan aku.
Aku hanya berharap dapat menyesal memberikannya untukmu.

Kenapa harus kamu?
Kenapa harus hidupku?

Sayang, setahun yg gagal ini adalah bukti.
Jika kamu tidak mencintaiku, seseorang akan mencintaiku.
Jika kamu tidak merindukanku, seseorang sedang merindukanku.
Jika kamu tidak mengharapkan diriku, seseorang telah mengharapkan diriku.
Tidak denganmu! Tidak dengan bayangmu!

Sayang, begitu kerasnya aku melemparmu sejauh mungkin sama seperti aku melempar keatas langit.
Perlahan itu semua akan turun lagi kebawah dan menimpaku yg merana.
Aku kehilangan diriku.
Aku sibuk mencarimu. Bodoh.
Aku baru ingat dimana kamu menaruh hatimu.
Di dada pria itu.

Aku membencimu. Aku mencintaimu.
Aku tak bisa membedakannya lagi.
Untukmu. Selalu.

happy failed anniversar

Pengikut