Minggu, 08 Juli 2012

mama

Hari ini keinget mama, gak seharusnya sih karena udah gede banget ini. Lucu ya, kita baru ketemu pas aku umur 17tahun. Itu kado ulangtahun dari Tuhan buat aku.
Kadang aku kesel, knp harus ketemu? Biar aja gak usah ketemu, jd aku gak ngerasain kayak gini.

Keinget kemaren ngeliat anak kecil nyasar di mall, yg dia panggil itu mamanya. Kalo aku, yg aku panggil itu tantenya. Hehehe aku anak tante banget
Mungkin skrg, aku jd anak nyasar itu, nyasar di jalan yg lebih ribet dari mall, jalan yg lebih besar dari jalan protokol, jalan yg lebih rumit dan kompleks, jalan hidup.
Aku nyasar, ma. Aku gak tau harus kemana, ma. Aku harus apa, ma?
Aku gak mau nyusahin tante lg, aku harus bs sendiri, biarpun itu susah dan gak mungkin buat aku. Tp ya ini aku, aku tau mama batu, mama sama kayak papa. Batu. Batu banget.
Mama batu? Aku karang. Aku bakal tunjukin aku bisa.
Diluar daripada itu, aku doain mama. Mama doain aku gak? Aku mikirin mama. Mama mikirin aku gak?
Pertanyaan2 anak kecil yg muncul dikepala aku tiap keinget mama. Sentimentil tingkat maksimal.
Harusnya aku udah biasa kayak gini, dari kecil aku ngerti keadaanku. Tau kan lagu "di doa ibuku" ? Aku ganti kata2nya jadi "di doa omaku".
Aku paham, mama sama papa jg udh pny keluarga masing2. Aku gak boleh egois. Tempatku bukan di pelukan kalian. Aku jg masih malu2 buat peluk mama.
Gak mungkin aku nuker kebahagiaan keluarga kalian masing2 dgn kebahagiaanku sendiri. Aku gak mengharapkan itu, lebih baik seperti ini.
Biarpun aku gak punya kenangan kecil soal mama, aku punya kenangan kecil soal oma. Cucu kesayangan oma. Keponakan kesayangan tante lena. Jd mama gak usah khawatir, aku dpt pembelajaran yg baik dari keluarga yg gak sempurna ini.
Makasih ma, udh mau nyariin aku. Makasih ma, udh pergi dari aku.
Aku skrg gak manja, aku gak kolokan.
Aku dewasa, aku jauh lebih kuat. Aku syg mama.

piring kosong

Ada satu meja, dua kursi berhadapan dan dua piring seperti biasa.
Malam ini aku masak kesukaanmu, namun hanya untuk porsiku.
Kali ini aku masak untukku sendiri, karena kamu gak duduk disitu kamu gak menungguku

Sayang, piringmu masih kosong. Kapan akan kulihat lagi kamu lahap makan masakan kesukaanmu?
Sayang, bangku disampingku kosong.
Kapan akan lg kamu lap pipiku yg belepotan makanan?

Malam ini aku masak sendiri
Hanya ada aku, diriku yg menertawakan sekaleng bir dingin
Ijinkan malam ini aku mengingatmu
Ketika ada kamu, dan kita menertawakan makanan ini dgn ucapan syukur

Pulang sayang, rumahku hangat untukmu
Apalagi yg kamu tunggu? Kembalilah padaku
Jika dipersimpangan sempatkanmu lihat kebelakang
Aku masih duduk dikursi sebelahmu yg kosong

Ada satu meja, dua kursi berhadapan dan dua piring seperti biasa.
Hanya satu yg terisi, milikku, tersisa satu karena kamu yg pergi

Senin, 02 Juli 2012

catatan penting

Khayalku tak terbatas menembus dirimu
Melukis kanvas waktu dengan cat rindu
Berpadu sendu dan biru yg haru
Bertebalkan luka dengan tawa yg semu

Bukannya aku ingin berpesta
Hanya memakai baju baru dan berkaca
Bukan untuk mencari cinta
Cuma hiaskan tubuh agar lupa aku luka

Catatan penting untukmu, sayang
Dengarkan sampai abad yg tak lekang
Jika dgn rindu tak ku temu dirimu, dgn air mata sederas apa harus ku hanyutkan dirimu?

cinta sampai mati

Aku merinding, sayang. Di kegelapan malam, taringnya mencekam.
Kematian sampai, sayang. Di kegelapan malam, cakarnya mencuat.

Ini semua salahmu, ketika bilang cintamu sampai mati
Bukan, ini salahku, terbakar cemburu sampai mati

Malam tak mampu buatku tertidur, darahmu masih ada diselimutku
Ini hanya mimpi, sampai matahariku datang membangunkanmu dari tidur abadi

Ini semua salahmu, ketika bilang cintamu sampai mati
Bukan, ini salahku, terbakar cemburu sampai mati

"Sampai maut memisahkan.. Sampai maut memisahkan" dan datanglah maut yg kuundang, untukmu, sayang

Jumat, 04 Mei 2012

Pulang sayang pulang

Menanti keabadian di alam teramat sunyi. Hingar bingar sebenarnya, tapi tak merasakan teman, kecuali semilir bau bir yg memanggil dan setitik kerinduan pada rumah yg terlintas. Aku merindukan rumah. Aku merindukan tanah impian. Aku mau menggila karenanya, karenamu juga, karena rinduku yg teramat amatan besar. Jujur, tak tau apa tujuan aku menulis ini. Aku hanya ingin menulis. Aku hanya ingin merasakanmu, merasakan rasa rasa yg biasanya terasa jika ada kamu. Tepatnya kerinduan. Lagi-lagi kerinduan, asu. Kenapa tidak kamu mati aja didalam kepalaku? Percuma sayang kamu berlarikian kemari dari kepala hingga hati mencari tempat bersembunyi dari perhatian ini, percuma sayang. Tidak ada jalan keluar, tidak ada pintu keluar bagimu yg terperangkap didalam Kotak bitam persegi didalam tubuh ini. Aku hanya ingimenulis. Au hanya ingn menulis entah apalagi yg harus terisi, ketika mengetik kata juga spasi. Karena akamu pun tau, ada hati yg tersisip selip di setiap kata, abjad, dan semua tulisanku. Asal, absurd, tak jelas, abu-abu, di kepalaku isinya buram, remang-remang kabut memantulkan cahaya seperti dibalik awan, siluet kamu, siluet rumahku. Tunggu, aku paham maksud tulisanku, kamu adalah rumahku. Tempatku biasa berlabuh mengadu rindu. Ruangku terlelap tanpa ragu, tanpa malu, tanpa baju. Kamu kelemahanku, tak menguatkanku, karena kamu bukan disitu sekarang kamu bukan disebelahku untuk bisa kurengkuh. Kamu ada didalam kepalaku hanya terlihat jika aku menutup mata, asu. Seindah apa dirimu dibenakku? Bermodal celana dalam hitam dan bh hitam kamu menggangu tiap tidurku, asu. Sayang, pulang...... Tak tau tak tentu apa harus ku jatuhh lagi, lagi, dan lagi lagi karenamu? Sayang, pulang.... Pulang, sayang....

Minggu, 01 April 2012

Setan dan Permata

Kepada,

permata yg empunya malaikat tersesat dan hidup didunia,
Jatuhlah kamu kedalam merana. Karena cuma dgn begitu kamu ada disebelahku,
Sana sayang, dekati dia. Sampai hatimu patah. Dan biarkan aku yg ada disana melebarkan sayap patahmu dan terbang,
Sini, aku berselimut malaikat menemani hatimu yg rapuh. Begitu kamu bersinar, aku kembali seperti sedia kala,

Aku akan ada ketika sinarmu berpendam. Aku mengendalikan sunyi, kesepian, tangis dan air mata,
Akan ku buat kamu kembali bercahaya, mengkilat, sampai sakit mata karena bening cahaya terpantul oleh cantiknya kamu

Aku tak membutuhkan kamu ketika kamu bahagia. Itu bukan tempatku,
Sekali lagi akan ku sihir sayap patahmu, menjadikan yg baru, dan melepasmu terbang menjauh ke dunia yg baru..

Aku jahat. Aku tidak mau kamu sempurna, karena jika kamu sempurna kamu tidak membutuhkan aku..

Penuh cinta dan api membara,

Setan kepada permata

Selasa, 13 Maret 2012

kotak persegi

Kotak persegi, hitam putih. Dibawa taksi dari masa lalu ke neraka sepi. Bergulir kian kemari seperti dadu, tak berangka tak bernyawa

Tak bertuan, tanpa nama. Semesta bercerita dia empunya malaikat yg tersesat. Tanpa sayap dan lingkaran dikepala, dia tertawa. Manis memikat

Senyumnya tak terelakan, menempel di kepala. Menutupi mata, telinga, hidung dan bibir. Panca inderaku lumpuh. Tanpa sisa

Dia pun beranjak dari dasar laut raya, naik keatas tubuhku. Menari tanpa malu, tanpa baju. Penuh peluh dan debu dari masalalu.

Kotak persegi, hitam putih. Rekaman manis kisah hidup seperti menonton dvd. "Apakah dia nyata?" Kataku setelah lemas terpuas dibuatnya

Jika cintanya tak abadi, maka ingatanku yg akan abadi. Aku pun tak hanya mencinta, lebih dari memuja. Tentang dia, dibalik tirai matahari

Cintanya manis, namun hilang seiring hujan gerimis. Yg mengintipmu berjalan kaki pulang sendiri dari jauh

Pengikut