Tersiksanyalah aku", ungkapnya mendayu. "Aku pun", sambung suara parau menyahut dari mulut telepon.
Malam meracau gundah gulana, sayang, kemuning kilat rembulan terlalu perih jika ditatap hanya mata yang sepasang.
Rasa rindu malam ini rasa bangsat. Tidak serta merta kita bertemu tatap mata langsung saling memeluk. Tanganmu miliknya, matamu juga miliknya, dadamu pun, puan. Miliknya.
Mengapa cinta bertamu dirumah yang sudah bertuan? Apa salah Tuhan yang menciptakan dosa, atau pengenalan tentang fantasi terlarang terlalu indah? Begitu misterinya jalan cerita, bercampur debar desir jantung setiap berpapasan.
Buah akalku, inspirasiku, segalanya yang menurutmu setengah ialah milikmu. Utuh. Temukan jalanmu kerumah malaikat yang menulis suratanmu, kasih. Pinjam penanya yang menyala, lalu coretlah setiap simpang di jalan pertama kita saling bertukar kecup.
Kamis, 29 Maret 2018
Bir Sore #2016
Langit segambar warna bir
Kilau kuning kilat nyalanya memikat.
Sayang jika jarakmu selebar langit ini,
Maka sabarkulah seluas laut
Hanya dapat menyatu di ujung lini cakrawala, hanya mampu bertemu diujung mata.
Katakan, sayang, dimana cinta harus kutaruh jika tidak dapat bertemu pun tidak dapat dilupakan?
.
.
Kemudian ada yang pecah diujung mata.
.
.
Katanya hayati lelah,
Kenyataan lebih pahit dari bir hitam, ternyata lebih sakit dari lebam yang kamu tinggalkan.
Kenyataannya rindu tidak mungkin bertemu, senada dengan lagu sore itu.
Sekali lagi sayang,
Katakan dimana cinta harus kutaruh jika tidak dapat menyatu namun tidak dapat dilupakan?
Kilau kuning kilat nyalanya memikat.
Sayang jika jarakmu selebar langit ini,
Maka sabarkulah seluas laut
Hanya dapat menyatu di ujung lini cakrawala, hanya mampu bertemu diujung mata.
Katakan, sayang, dimana cinta harus kutaruh jika tidak dapat bertemu pun tidak dapat dilupakan?
.
.
Kemudian ada yang pecah diujung mata.
.
.
Katanya hayati lelah,
Kenyataan lebih pahit dari bir hitam, ternyata lebih sakit dari lebam yang kamu tinggalkan.
Kenyataannya rindu tidak mungkin bertemu, senada dengan lagu sore itu.
Sekali lagi sayang,
Katakan dimana cinta harus kutaruh jika tidak dapat menyatu namun tidak dapat dilupakan?
Langganan:
Komentar (Atom)
