"Kamu siapa?", tanyaku sebentar dalam hati. Menggumam selaksana cenayang merapal mantra. "Kamu kenapa?", bingungku dibuatmu, kenapa kamu? Kenapa harus aku? Kenapa hidupku? Yg mau ku sisakan, yg ingin kuhabiskan semauku denganmu. Tapi lihat dirimu, sayang, berkacalah. Bayangmu pun bangga menjadi dirimu. Dan lihatlah aku, bagaimana aku, bongkahan batu yg menggelinding bebas dan hilang entah kemana.
Aku mau kamu. Aku mau hidupmu. Akulah aku, egoku yg ada padaku. Ingin kubunuh diriku jika berani bermimpi denganmu.
"Sadar diri, bos!", kataku hina.
Dan entah sudah malam keberapa kucoba menabrak bulan untuk terdampar diantara bintang, bukannya di kebun binatang yg penuh dengan umpatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar