Rabu, 13 Juli 2011

dari mata sampai jantung

Aku melihatmu, lewat doaku.
Mendengar namamu, dari nafasku.
Menyentuhmu, melalui airmataku.
Mencintaimu, sedalam luka di nadiku.

Cintamu padaku. Dengarkan aku. Jangan berhenti dulu. Belum saatnya.

Aku membiarkanmu masuk, merasuk duniaku, mengganti rimaku dengan lagumu.
Dan kamu bertanya padaku,

"Apa yg akan kamu lakukan untuk menunjukan cintamu padaku?"

Aku akan membuatkan istana untukmu.
Tidak dengan tanah, batu, atau pasir.
Aku akan membuatnya dari tulang, darah, dan jantungku sebagai tahtamu.
Membiarkanmu menjadi ratu dalam hari-hariku.

Jadi, jangan pergi dulu. Bukan saatnya. Dan bukan sekarang waktunya.
Terima aku apa adanya.
Karena aku menerimamu, lebih dari udara yg sanggup dihirup hidungku.
Lihat aku sepenuhnya.
Karena aku melihatmu, lebih dari apa yg sanggup dijangkau mata paling basahmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut