Aku ingin menjadi belati berkarat yg tertancap di dadamu
Menyimpan kenangan basahmu dipikiran liarku
Biarkan aku berotasi disetiap harimu
Yg tak lebih sekedar lalat pengganggu
Aku mencintaimu lebih dari bola mataku melihat tubuh telanjangmu
Menginginkanmu lebih dari gilanya kulitku menyentuhmu
Mendambamu lebih dari obsesiku terhadap desahanmu
Membutuhkanmu lebih dari wangi parfum yg mampu tercium hidungku
Tak peduli ruang tak peduli waktu
Manakala kamu pergi dan tak kembali
Itu tak mengapa, biarkan kamu rasakan satu milyar lelaki bersamamu
Hingga tersadar aku lebih baik dari satu milyar lelaki itu..
Rabu, 27 Juli 2011
Senin, 25 Juli 2011
racau gulana
Kamu tau,
Aku rela mandi dua kali hari ini, agar dipeluk olehmu saat tidur
Aku belajar memasak dari buku resep, agar bisa membuatkan sup kesukaanmu untuk sarapan
Aku memasang muka genit setiap memandangmu, agar bisa dicium kamu
Aku tidak tidur, hanya untuk mendengarmu bernafas ditelingaku
Aku terbiasa menciummu di pagi hari, biarpun aku tau kita sama2 belum gosok gigi
Aku pun mencintaimu, sampai ke hal2 yg kamu benci dari dirimu
Dan sekarang aku pun belajar merelakanmu, membiarkan kamu bertindak sesuka hati yg tertawa melihatku menangis.
Aku rela mandi dua kali hari ini, agar dipeluk olehmu saat tidur
Aku belajar memasak dari buku resep, agar bisa membuatkan sup kesukaanmu untuk sarapan
Aku memasang muka genit setiap memandangmu, agar bisa dicium kamu
Aku tidak tidur, hanya untuk mendengarmu bernafas ditelingaku
Aku terbiasa menciummu di pagi hari, biarpun aku tau kita sama2 belum gosok gigi
Aku pun mencintaimu, sampai ke hal2 yg kamu benci dari dirimu
Dan sekarang aku pun belajar merelakanmu, membiarkan kamu bertindak sesuka hati yg tertawa melihatku menangis.
Lagu Lama
Nyanyian adalah hal kecil
Tentang suara burung dipagi hari, bunyi gemericik di senja yg hujan, bahkan hingga suara nafasmu di tengah malam
Dan hal terkecil itu yg terkadang sering kamu lupakan
Bukan dilupakan, namun kamu tidak mengingatnya sama sekali
Tentang jemarimu yg memainkan 6 senar di gitar
Senyum dan suaramu yg bernyanyi sambil melihat kearahku
Apa benar itu tak berarti?
Apa benar itu tlah terganti?
Olehmu? Pria barumu?
Penonton konser barumu?
Aku memang mengacau, dan tak mengapa jika kamu tak kembali
Karena aku jelas mengingat itu semua. Seperti baru kemarin
Seperti aku tau darimana asal embun pada kaca mobilku dipagi hari
Sayang,
Apa benar nyanyian itu tak berarti?
Tentang, "I wanna grow old with u.." ?
Tentang, "its all about u.." ?
Namun benar, kamu "the only exception.."
Dan menjadikannya "linger"
Dan yg membuatku selalu bernyanyi "won't go home without u"
Yg menggerakkan bibirku tanpa sadar bernyanyi "never gonna leave this bed.."
Dan serupa dengan "a man who can't be move.."
"How can I move on when I'm still in love with u?"
Seperti itu rasanya, sekarang.
Hingga sore barusan aku mendengar "permintaan hati"
"Dengarkanlah permintaan hati yg teraniaya sunyi, dan berikanlah arti pada hidupku yg terhempas. Pelukanmu.. Bersamamu.. Dan tanpamu.. Aku hilang selalu...."
Dan sekarang,
Aku hanya bis mencintaimu. Lewat tulisanku. Dan sampai kapanpun kamu tau. Ini semua cuma untukmu.
Tentang suara burung dipagi hari, bunyi gemericik di senja yg hujan, bahkan hingga suara nafasmu di tengah malam
Dan hal terkecil itu yg terkadang sering kamu lupakan
Bukan dilupakan, namun kamu tidak mengingatnya sama sekali
Tentang jemarimu yg memainkan 6 senar di gitar
Senyum dan suaramu yg bernyanyi sambil melihat kearahku
Apa benar itu tak berarti?
Apa benar itu tlah terganti?
Olehmu? Pria barumu?
Penonton konser barumu?
Aku memang mengacau, dan tak mengapa jika kamu tak kembali
Karena aku jelas mengingat itu semua. Seperti baru kemarin
Seperti aku tau darimana asal embun pada kaca mobilku dipagi hari
Sayang,
Apa benar nyanyian itu tak berarti?
Tentang, "I wanna grow old with u.." ?
Tentang, "its all about u.." ?
Namun benar, kamu "the only exception.."
Dan menjadikannya "linger"
Dan yg membuatku selalu bernyanyi "won't go home without u"
Yg menggerakkan bibirku tanpa sadar bernyanyi "never gonna leave this bed.."
Dan serupa dengan "a man who can't be move.."
"How can I move on when I'm still in love with u?"
Seperti itu rasanya, sekarang.
Hingga sore barusan aku mendengar "permintaan hati"
"Dengarkanlah permintaan hati yg teraniaya sunyi, dan berikanlah arti pada hidupku yg terhempas. Pelukanmu.. Bersamamu.. Dan tanpamu.. Aku hilang selalu...."
Dan sekarang,
Aku hanya bis mencintaimu. Lewat tulisanku. Dan sampai kapanpun kamu tau. Ini semua cuma untukmu.
Lagu Lama
Nyanyian adalah hal kecil
Tentang suara burung dipagi hari, bunyi gemericik di senja yg hujan, bahkan hingga suara nafasmu di tengah malam
Dan hal terkecil itu yg terkadang sering kamu lupakan
Bukan dilupakan, namun kamu tidak mengingatnya sama sekali
Tentang jemarimu yg memainkan 6 senar di gitar
Senyum dan suaramu yg bernyanyi sambil melihat kearahku
Apa benar itu tak berarti?
Apa benar itu tlah terganti?
Olehmu? Pria barumu?
Penonton konser barumu?
Aku memang mengacau, dan tak mengapa jika kamu tak kembali
Karena aku jelas mengingat itu semua. Seperti baru kemarin
Seperti aku tau darimana asal embun pada kaca mobilku dipagi hari
Sayang,
Apa benar nyanyian itu tak berarti?
Tentang, "I wanna grow old with u.." ?
Tentang, "its all about u.." ?
Namun benar, kamu "the only exception.."
Dan menjadikannya "linger"
Dan yg membuatku selalu bernyanyi "won't go home without u"
Yg menggerakkan bibirku tanpa sadar bernyanyi "never gonna leave this bed.."
Dan serupa dengan "a man who can't be move.."
"How can I move on when I'm still in love with u?"
Seperti itu rasanya, sekarang.
Hingga sore barusan aku mendengar "permintaan hati"
"Dengarkanlah permintaan hati yg teraniaya sunyi, dan berikanlah arti pada hidupku yg terhempas. Pelukanmu.. Bersamamu.. Dan tanpamu.. Aku hilang selalu...."
Tentang suara burung dipagi hari, bunyi gemericik di senja yg hujan, bahkan hingga suara nafasmu di tengah malam
Dan hal terkecil itu yg terkadang sering kamu lupakan
Bukan dilupakan, namun kamu tidak mengingatnya sama sekali
Tentang jemarimu yg memainkan 6 senar di gitar
Senyum dan suaramu yg bernyanyi sambil melihat kearahku
Apa benar itu tak berarti?
Apa benar itu tlah terganti?
Olehmu? Pria barumu?
Penonton konser barumu?
Aku memang mengacau, dan tak mengapa jika kamu tak kembali
Karena aku jelas mengingat itu semua. Seperti baru kemarin
Seperti aku tau darimana asal embun pada kaca mobilku dipagi hari
Sayang,
Apa benar nyanyian itu tak berarti?
Tentang, "I wanna grow old with u.." ?
Tentang, "its all about u.." ?
Namun benar, kamu "the only exception.."
Dan menjadikannya "linger"
Dan yg membuatku selalu bernyanyi "won't go home without u"
Yg menggerakkan bibirku tanpa sadar bernyanyi "never gonna leave this bed.."
Dan serupa dengan "a man who can't be move.."
"How can I move on when I'm still in love with u?"
Seperti itu rasanya, sekarang.
Hingga sore barusan aku mendengar "permintaan hati"
"Dengarkanlah permintaan hati yg teraniaya sunyi, dan berikanlah arti pada hidupku yg terhempas. Pelukanmu.. Bersamamu.. Dan tanpamu.. Aku hilang selalu...."
Rabu, 13 Juli 2011
dari mata sampai jantung
Aku melihatmu, lewat doaku.
Mendengar namamu, dari nafasku.
Menyentuhmu, melalui airmataku.
Mencintaimu, sedalam luka di nadiku.
Cintamu padaku. Dengarkan aku. Jangan berhenti dulu. Belum saatnya.
Aku membiarkanmu masuk, merasuk duniaku, mengganti rimaku dengan lagumu.
Dan kamu bertanya padaku,
"Apa yg akan kamu lakukan untuk menunjukan cintamu padaku?"
Aku akan membuatkan istana untukmu.
Tidak dengan tanah, batu, atau pasir.
Aku akan membuatnya dari tulang, darah, dan jantungku sebagai tahtamu.
Membiarkanmu menjadi ratu dalam hari-hariku.
Jadi, jangan pergi dulu. Bukan saatnya. Dan bukan sekarang waktunya.
Terima aku apa adanya.
Karena aku menerimamu, lebih dari udara yg sanggup dihirup hidungku.
Lihat aku sepenuhnya.
Karena aku melihatmu, lebih dari apa yg sanggup dijangkau mata paling basahmu.
Mendengar namamu, dari nafasku.
Menyentuhmu, melalui airmataku.
Mencintaimu, sedalam luka di nadiku.
Cintamu padaku. Dengarkan aku. Jangan berhenti dulu. Belum saatnya.
Aku membiarkanmu masuk, merasuk duniaku, mengganti rimaku dengan lagumu.
Dan kamu bertanya padaku,
"Apa yg akan kamu lakukan untuk menunjukan cintamu padaku?"
Aku akan membuatkan istana untukmu.
Tidak dengan tanah, batu, atau pasir.
Aku akan membuatnya dari tulang, darah, dan jantungku sebagai tahtamu.
Membiarkanmu menjadi ratu dalam hari-hariku.
Jadi, jangan pergi dulu. Bukan saatnya. Dan bukan sekarang waktunya.
Terima aku apa adanya.
Karena aku menerimamu, lebih dari udara yg sanggup dihirup hidungku.
Lihat aku sepenuhnya.
Karena aku melihatmu, lebih dari apa yg sanggup dijangkau mata paling basahmu.
Rabu, 06 Juli 2011
dimana aku ada kamu
Aku merindukanmu. Begitu sakit begitu berat rasanya untuk bernafas.
Kamu berkata,
"jangan diingat lagi.."
Tapi apa aku berdaya?
Semua yg aku lalui mengingatkanku padamu.
Udara yg sama aku hirup ketika bersamamu, hujan dengan air yg sama membasahi pipiku.
Bahkan, bulan yg mengintip pun mengingatkanku betapa sering kita tertawa karenanya.
Aku merasakan senyawamu melebur bersama udara yg mampu diterima hidungku.
Dirimu ada tepat dibalik retinaku.
Ingatan tentang suara nafasmu selalu mengganggu disaat aku bernafas.
Seakan melihatmu namun tak mampu memelukku.
Jika saja waktu mampu membalut lukamu akibat kesalahanku, akan kubayar berapa lama pun itu.
Biarlah tenang hariku walau tanpamu.
Biarlah terasa damai kepalaku walau tanpa dirimu.
Biarlah kering bola mataku walau tanpa melihat dirimu.
Aku merindumu datang kepadaku tersenyum dan tertawa bersamaku.
Jika kututup mata dan mulai berhitung, dihitungan keberapa kamu akan muncul? :')
Kamu berkata,
"jangan diingat lagi.."
Tapi apa aku berdaya?
Semua yg aku lalui mengingatkanku padamu.
Udara yg sama aku hirup ketika bersamamu, hujan dengan air yg sama membasahi pipiku.
Bahkan, bulan yg mengintip pun mengingatkanku betapa sering kita tertawa karenanya.
Aku merasakan senyawamu melebur bersama udara yg mampu diterima hidungku.
Dirimu ada tepat dibalik retinaku.
Ingatan tentang suara nafasmu selalu mengganggu disaat aku bernafas.
Seakan melihatmu namun tak mampu memelukku.
Jika saja waktu mampu membalut lukamu akibat kesalahanku, akan kubayar berapa lama pun itu.
Biarlah tenang hariku walau tanpamu.
Biarlah terasa damai kepalaku walau tanpa dirimu.
Biarlah kering bola mataku walau tanpa melihat dirimu.
Aku merindumu datang kepadaku tersenyum dan tertawa bersamaku.
Jika kututup mata dan mulai berhitung, dihitungan keberapa kamu akan muncul? :')
Sabtu, 02 Juli 2011
kenang yang tidak harus dikenang
Cinta, menutup mataku untuk melihat lubang yg menganga didadaku
Menutup telingaku mendengar jeritan didarahku
Menstimulasi otakku dan berkata, "tenang.. Semua akan baik2 saja.."
"Dia akan kembali, tidak malam ini, mungkin besok. Tepat setelah kalian berjalan 11 bulan.."
Cinta, dihatiku cuma tergambar rindu padanya
Menjanjikan surga dengan dia disampingku
Mungkin cinta benar, jika dia tak bisa hilang dari kepala disitulah seharusnya dia berada
Entah sayang, kamu membaca ini atau tidak..
Kamu tetap ada dibagian bola mataku paling basah
Dan dirimu selalu nyata disetiap jam berdetak
Karena cinta yg membuatku lupa rasa pahit, menjadikannya manis seperti gerimis pada malam ini
Sekarang, seterus, dan selanjutnya
Tulisan ini tetap ada, biarpun kamu tak ada..
Jika suatu pagi nanti kamu terbangun dan merindukan aku, kamu tau dimana menemukan hatiku..
Tepat dua jengkal dibawah hidungmu..
Selamat tidur, sayang..
Menutup telingaku mendengar jeritan didarahku
Menstimulasi otakku dan berkata, "tenang.. Semua akan baik2 saja.."
"Dia akan kembali, tidak malam ini, mungkin besok. Tepat setelah kalian berjalan 11 bulan.."
Cinta, dihatiku cuma tergambar rindu padanya
Menjanjikan surga dengan dia disampingku
Mungkin cinta benar, jika dia tak bisa hilang dari kepala disitulah seharusnya dia berada
Entah sayang, kamu membaca ini atau tidak..
Kamu tetap ada dibagian bola mataku paling basah
Dan dirimu selalu nyata disetiap jam berdetak
Karena cinta yg membuatku lupa rasa pahit, menjadikannya manis seperti gerimis pada malam ini
Sekarang, seterus, dan selanjutnya
Tulisan ini tetap ada, biarpun kamu tak ada..
Jika suatu pagi nanti kamu terbangun dan merindukan aku, kamu tau dimana menemukan hatiku..
Tepat dua jengkal dibawah hidungmu..
Selamat tidur, sayang..
Langganan:
Komentar (Atom)
