Senin, 11 Januari 2010

menuju strata kasta tertinggi

bangun di sore hari menghabiskan malam yang gelap
tersesat dalam jalan bernama kehidupan
mencari jalan terang dengan harapan dia ada disini
namun dia bersembunyi dari tangan yang hitam ini

kugambarkan jendela berharap melihat dia disana
kugambarkan juga kematian agar mengerti kehidupan
jalan terang, jalan gelap ku berjalan diantaranya, Tuhan dimanakah Kau ?
terangi jalan ku menuju dia, dia yang kurindukan

suaramu masih berada dikepalaku
aku terjatuh tanpa teman dan menghilang
berusaha untuk bangkit tanpa harapan bertemu dengannya lagi
berusaha untuk membuang masalalu ini dan berlari menuju cahaya di strata kasta tertinggi

ingin menghilang bersama kepulan asap ini
mencari alasan untuk kembali melihat kebelakang
adakah kehidupan lebih baik disana ?

aku hanyalah seorang kecil yang tak mengerti syair indah
kutulis lirik dalam hitungan hariku
inilah saatnya ..
saat yang tepat ketika ku merindunya ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut