Rabu, 30 Juni 2010

dibalik pintu kamar

dulu pintu ini terbuka lebar untukmu
dan seperti aku saja yg menanti kedatanganmu
dibalik pintu ini yg ada menunggumu dengan senyum
dibalik pintu ini yg ada untuk mendengarmu

tapi kamu gak pernah datang lagi kamu gak pernah mengetuk pintu ini lagi
karna kamu sudah menemukan pintu baru untuk masuk dalam kehidupan yg lebih baik
dibalik pintu itu yg menunggumu dengan perhatian lebih besar dariku
dibalik pintu itu yg menunggumu lebih sabar dariku
dibalik pintu itu yg mengenalmu lebih jauh dariku

biar saja kamu menemukan jalan untuk pulang
walaupun tanpa aku tau kamu melihatku dibalik jendela ini
jangan pernah mengira untuk aku dapat membencimu
karena bukan kealianku untuk dapat membenci semua yg telah masuk kedalam hatiku
biarkan saja kamu pulang biarkan saja kamu pergi
walaupun hujan deras dan badai diluar sana aku tau dan aku yakin
kamu lebih baik disana dan menghangatkan diri bersamanya
bukan denganku karena aku gak mau kamu masuk ke pintu ini lagi

Senin, 19 April 2010

untuk yg terluka dan terlupakan

aku yang tengah sendiri terbaring antara hidup dan mati
terdiam di sudut sisi pojokan jalan kecil
hanya bayanganku dan pola riak air dikubangan

namamu kini harum bagai bunga mawar
ya, setangkai mawar hitam terlegam untukmu dari hati yg terdalam
cinta yg ada berkembang menjadi benci, sedikit keinginan untuk melupakan
kesal ini akan abadi, bahkan waktu tak bisa menghapus semua ini

ku teriakan namamu dipinggir jalan yg gelap, berlanjut dengan lagu dengan judul hati yg luka
aku yg terluka dan terlupakan berharap sedikit cahaya membalut bekas luka ku
berharap luka ini hilang dan hanyut terbuang bersama kepulan asap rokok
biarlah terbakar bersama cahaya bulan

untukmu dari hati yg terdalam
matilah dalam damai, berjalan menuju kegelapan
titik titik hitam yg kau buat tak terhapus, tak lekang oleh waktu
semoga Tuhan palingkan wajah-Nya dari hidupmu
terbuang dan hilang dalam gertak gigi dalam gelap

dengan kebencian yg membuatku kuat
kuu belajar setelah melihat bekas luka ini
jangan abaikan keinginan balas dendam tiap2 orang disekitar
karna mereka terbakar dalam keinginan yg belum tertuntaskan

dengarlah, camkanlah, menangislah, takutlah, dan matilah dalam hujan
biar pecah saja kepingan2 kenangan indah yg sudah terlupakan
karna aku yg kini terluka dan terlupakan, berdiri membersihkan debu di celana
membakar rokok dan berjalan normal kembali

Minggu, 11 April 2010

sepatu kaca

sedikit kisah cinderella, seperti saat kita tersesat di tempat parkir semalam
biarpun vodka masih terasa menggigit dikepala bahkan berdiri tegak pun susah
mengalihkan dering bunyi hp yg mengganggu obrolan kita
tanpa terasa jam malam yg memaksa mu pulang
sesampai dirumah ada perasaan yg hilang, seperti cinderella yg menjatuhkan sepatu kacanya dan menuntun cinta sejati menuju dirinya .
semoga perasaan yg hilang ini kembali menuntun kamu menemukan jalan untuk kembali disini

Sabtu, 20 Maret 2010

kancing merah

kancing merah, kancing merah ..
kuhitung dari kerah sampai ujung kemeja
dia suka padaku, dia tidak suuka padaku, dia suka padaku, dia tidak suka padaku
selagi menghitung wajahnya muncul, seperti anak kecil pertama kali jatuh cinta
tiap pagi mengukur tinggi badan dan berpikir apakah ini saatnya mengenal cinta ?
dialah seisi alam, yg terus membentang tak terbatas dan tak lekang
biar kata alam semesta tercipta untuk melukai hati rapuh ini
namun aku tak kan mundur, apalah daya arti seorang anak yg menghadapi cinta ?
kancing merah, kancing merah ..
akupun masih muda, masih banyak cita-cita
seribu satu cinta mungkin aku jalani untuk mengertinya
karna tak ada seorang yg cukup bijak untuk mengerti arti kedalamannya
biar 30 atau 40 tahun lagi wajah ini keriput, tubuh ini renta, mata pun mulai rabun
petualangan ini takkan pernah berhenti, memahami arti rasa memiliki untuk berbagi
kancing merah, kancing merah ..
kuhitung dari kerah sampai ujung kemeja
dia suka padaku, dia tidak suka padaku, dia suka padaku, dia tidak suka padaku

Selasa, 02 Maret 2010

malaikat tanpa sayap dan lingkaran dikepala

untuk yang tak pernah mencinta dan tak pernah bermimpi
idahnya malam yang tak pernah kusesali
ketika mabuk dalam sebotol vodka dan perih mata karna asap rokok
ketika indahnya surga dunia membodohi bagai racun pikiran anak muda
ketika bara api yang menyala dan busa dalam gelas bir menjadi hiburan
semua hanyut terbawa dalam mimpi yang kulihat
bayanganmu yang temaram tampak jelas nyata dari sini
gambaran malaikat tanpa sayap dan llingkaran dikepala untuk kamu yang spesial
cabut jarum dari nadiku menahan detak kagum dalam jantung
terpaling semua dalam cantiknya pesona yang diberikan oleh Sang Pencipta
karya terbaik dalam jutaan tahun kehidupan
senyum dan matamu memikat melebihi godaan vodka, lebih pekat dari asap kamar ini
untuk yang tak pernah mencinta dan tak pernah bermimpi
lemparkan dadu mu dan mainkan ciri khas mu
sekali lagi pertaruhkan perasaan dan berani melangkah lagi dalam mimpi dunia
keanehan persepsi dan kelemahan akal manusia yang mati-matian membenarkan sesuatu
memalingkan sisi logika dan fakta hanya imajinasi dan kepercayaan
tanpa makna dan tujuan yang disebut cinta

Rabu, 24 Februari 2010

takut

memandangmu yang jauh diatas sana
seperti serigala yang merindukan bulan
hanya dapat melihat pantulannya diatas air
bilamana ku asah taringku untuk menggapaimu
hanya tersisa tenggelam dalam air

aku yang takut untuk menggapaimu
kalau saja kuasah panah ku untuk mendapatkanmu
namun tetap saja
menginjak bayanganmu aku takut

untukmu yang ada dikejauhan
bayangan merah memenuhi mataku
berharap inginku berlari memenuhi dada ini
namun terjatuh terlalu dlm ketika ku hampir menyentuhmu

Senin, 11 Januari 2010

menuju strata kasta tertinggi

bangun di sore hari menghabiskan malam yang gelap
tersesat dalam jalan bernama kehidupan
mencari jalan terang dengan harapan dia ada disini
namun dia bersembunyi dari tangan yang hitam ini

kugambarkan jendela berharap melihat dia disana
kugambarkan juga kematian agar mengerti kehidupan
jalan terang, jalan gelap ku berjalan diantaranya, Tuhan dimanakah Kau ?
terangi jalan ku menuju dia, dia yang kurindukan

suaramu masih berada dikepalaku
aku terjatuh tanpa teman dan menghilang
berusaha untuk bangkit tanpa harapan bertemu dengannya lagi
berusaha untuk membuang masalalu ini dan berlari menuju cahaya di strata kasta tertinggi

ingin menghilang bersama kepulan asap ini
mencari alasan untuk kembali melihat kebelakang
adakah kehidupan lebih baik disana ?

aku hanyalah seorang kecil yang tak mengerti syair indah
kutulis lirik dalam hitungan hariku
inilah saatnya ..
saat yang tepat ketika ku merindunya ...

Jumat, 08 Januari 2010

bisakah kau duduk sejenak ?
bisakah luangkan sedikit waktumu untuk mendengarkanku ?
disamping asbak penuh rokok, dan segelas bir yang sudah habis ini kubernyanyi
sebuah lagu punk bertemakan 'cinta'

mereka bilang cinta itu buta, tapi mengapa cinta melihat hitamnya tangan ini ?
mereka bilang cinta itu indah, tapi mengapa kunikmati kesedihan yang berlarut ini ?

bisakah kau diam ditempat duduk itu ?
bisakah tutup matamu, buka telinga dan hati mu untuk dengarkan suara kecil ini ?
suara kecil dari besarnya perasaan yang tumpah ditubuhku ini

kumenanti dia yang kucinta
kubersedih untuk dia yang pergi
cinta datang dan pergi kawan, tanpa kau tau kemana dia akan berlalu

biarlah kita terus bernyanyi, jatuh dan terpendam atau ambil saja kunci motorku, dan kita susuri kota kecil ini sambil menyanyikan ribuan lagu-lagu band dari masalalu kita dan kenangan ini akan terus berlanjut ....

jatuhlah dalam pelukanku dan tidurlah selama yang kau mau
biar mataku berat, biar tubuh ini telah hancur
"kamu aman disisiku" begitu pikirku

sesaat tangan kecilmu memelukku, dan bibirmu menciumku ..
"ini untuk yang terakhir ..." begitu bisikmu
dan hujan pun turun melengkapi temaram dalam hatiku
kupalingkan mataku melihat kematian yang tersenyum semanis strawberry di belakangku..
inikah lembah terakhir yang kutakutkan ?
inikah lembah kekelaman yang kuhindari ?

untuk terakhir kalinya sayang .....


bisakah kau duduk sejenak ?
bisakah luangkan sedikit waktumu untuk mendengarkanku ?
disamping asbak penuh rokok, dan segelas bir yang sudah habis ini kubernyanyi
sebuah lagu punk bertemakan 'cinta'.....

renungan sore ini

jatuh dalam ingatan yang terpendam terasa sesak perih dalam hati
mengingat dosa hitamnya hati dalam perenungan noda ini
kulihat kembali darah ditangan dalam sumur hitam bernama kehidupan

inilah nyawa yang kudapat secara cuma2 akankah kubuang secara sia2
cara hidupmu lama yang terlupakan, mencari celah dalam belenggu berat didada
renungan sore ini dalam alunan musik punkrock, sedikit mencari ilham dalam keruh

kubakar sebatang rokok terakhir, berharap tenggelam dan hilang bersama asap
'percaya saja berbuat baik akan tumbuh sayap' begitu kata dia sesaat sebelum menghilang dalam senja
kuminum segelas bir ini dalam rekaman kenangan ketika hujan sore itu
seperti terbangun dari mimpi ketika semua itu telah usai

aku memohon kepada-Mu Yang Maha Tau, putihkan kembali jalan ini
dan biarlah malaikat terangi mimpiku pada malam ini
hidup dibumi seperti disorga
sepenggalan lirik dalam renungan sore ini

Pengikut