Mengapa kamu menangis, hatiku? Jika kamu sedih melihat mereka didepan yg berpaling darimu, bisakah sejenak melihat kebelakang ada aku disitu? Letakku pun tidak terlalu jauh. Cukup kuat untuk mendorongmu ke kerumunan anak gaul itu, namun terlalu lemah untuk menarikmu masuk ke teritorialku.
Mengapa kamu bersedih, impianku? Bukannya ku katakan padamu sekali kamu tertekan dengan dunia ini, ingatlah bahwa aku menawarkan duniaku padamu
Duniaku memang tidak cukup luas. Bentuknya pun tidak bulat. Kotak persegi dengan gerigi di sekujur sisinya. Dan ingatlah, manis, ku selisipkan kunci dikantung celana jinsmu, sayang.
Duniaku pun memang tidak cukup terang. Cahayanya abu-abu memenuhi volume dan menyatu dengan atmosfer temaram disekelilingnya.
Bahkan Terlihat sendu dari luar, sampai dikira muram dari dalam. itulah mengapa aku butuh dirimu. Jadikan duniaku hingar bingar yg tidak hanya sesaat. Jadikan duniaku lebih luas agar cuma kita yg pas. Dan jadikan duniaku tempat berpijak agar kamu bs melihat tempat yg lebih tinggi dan lagi lebih tinggi lagi sampai hidungmu menyentuh bintang yg berlari
Sampai saatnya tiba, aku masih merana di singgasananya. Menunggumu menoleh kebelakang, membuka kuncinya dan bertahtalah disana sayang. Ratu duniaku sejagat raya

